Show simple item record

dc.contributor.authorFirmandha, Dhio Dwi
dc.date.accessioned2020-04-14T03:40:05Z
dc.date.available2020-04-14T03:40:05Z
dc.date.issued2020-04-14
dc.identifier.urihttp://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/1119
dc.descriptionTujuan dilakukannya studi adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, serta hambatan dan solusi dalam proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank bjb KCP Djunjunan. Metode studi yang digunakan adalah melalui metode deskriptif, yaitu studi langsung kelapangan atau praktik kerja lapangan dengan menggambarkan keadaan subjek dan objek dalam studi berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apaadanya. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan studi pustaka dengan mencari data keperpustakaan, serta melakukan wawancara menggali data kepegawai bank bjb. Hasil dari pembahasan studi ini adalah risiko operasional terjadi karena factor yang disebabkan oleh kesalahan manusia, kegagalan sistem dan teknologi yang dimiliki oleh bank, faktor internal bank, serta factor eksternal bank. Kemudian proses manajemen risiko operasional terdiri dari 2 tahapan yaitu tahap input dan tahap output. Pada tahap input dimulai dari tahapan identifikasi risiko operasional, pengukuran risiko, serta sistem informasi dan manajemen risiko, sedangkan pada tahap output terdiri dari monitoring risiko, pengendalian risiko serta yang terakhir proses review risiko.en_US
dc.description.abstractDhio Dwi Firmandha - NPM : B00160014 ; Pembimbing : Dr. Yudi Wahyudin Suwandi., SE.,M.Si. Tujuan dilakukannya studi adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank KCP Djunjunan, serta hambatan dan solusi dalam proses penerapan manajemen risiko operasional pada bank bjb KCP Djunjunan. Metode studi yang digunakan adalah melalui metode deskriptif, yaitu studi langsung kelapangan atau praktik kerja lapangan dengan menggambarkan keadaan subjek dan objek dalam studi berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apaadanya. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan studi pustaka dengan mencari data keperpustakaan, serta melakukan wawancara menggali data kepegawai bank bjb. Hasil dari pembahasan studi ini adalah risiko operasional terjadi karena factor yang disebabkan oleh kesalahan manusia, kegagalan sistem dan teknologi yang dimiliki oleh bank, faktor internal bank, serta factor eksternal bank. Kemudian proses manajemen risiko operasional terdiri dari 2 tahapan yaitu tahap input dan tahap output. Pada tahap input dimulai dari tahapan identifikasi risiko operasional, pengukuran risiko, serta sistem informasi dan manajemen risiko, sedangkan pada tahap output terdiri dari monitoring risiko, pengendalian risiko serta yang terakhir proses review risiko.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherSTIE Ekuitasen_US
dc.relation.ispartofseriesTKP;01170
dc.subjectManajemenen_US
dc.subjectrisiko operasionalen_US
dc.subjectbanken_US
dc.titleTinjauan Tentang Penerapan Manajemen Risiko Operasional Pada Bank x Kantor Cabang Pembantu Djunjunan Bandungen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidnNIDN0402106701
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI61406#Keuangan Dan Perbankan
dc.identifier.nimNIMB00160014


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record