Pengaruh Adopsi Teknologi Artificial Intelligence Dan Kompleksitas Audit Terhadap Kualitas Audit (Studi Pada Subsektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA
Abstract
Melisa Putri Sagita Haris - NPM : C10220093 ; Pembimbing : Siska Willy, S.E., M.Ak., Ak., CA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adopsi teknologi artificial intelligence dan kompleksitas audit terhadap kualitas audit pada subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022 - 2024. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kualitas audit, sedangkan variabel independen meliputi adopsi teknologi artificial intelligence dan kompleksitas audit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 33 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 99 data observasi selama periode tiga tahun. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial adopsi teknologi artificial intelligence berpengaruh positif sebesar 2,852 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 terhadap kualitas audit, sedangkan kompleksitas audit tidak berpengaruh signifikansi sebesar 0,253 terhadap kualitas audit. Namun, secara simultan adopsi teknologi artificial intelligence dan kompleksitas audit berpengaruh signifikan sebesar 0,000 terhadap kualitas audit pada subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024.
Description
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adopsi teknologi artificial intelligence dan kompleksitas audit terhadap kualitas audit pada subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022 - 2024. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kualitas audit, sedangkan variabel independen meliputi adopsi teknologi artificial intelligence dan kompleksitas audit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 33 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 99 data observasi selama periode tiga tahun. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial adopsi teknologi artificial intelligence berpengaruh positif sebesar 2,852 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 terhadap kualitas audit, sedangkan kompleksitas audit tidak berpengaruh signifikansi sebesar 0,253 terhadap kualitas audit. Namun, secara simultan adopsi teknologi artificial intelligence dan kompleksitas audit berpengaruh signifikan sebesar 0,000 terhadap kualitas audit pada subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024.
