Baihaky, Marsha Rizky2026-05-042026-05-042026-05-04https://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/2490Penerimaan pajak pada KPP Pratama Bandung Cibeunying selama periode 2018-2022 mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun meningkatnya penerimaan pajak tersebut diiringi dengan meningkatnya jumlah tunggakan pajak. Hal tersebut menjadi masalah karena tandanya terdapat banyak wajib pajak yang tidak membayar kewajiban perpajakannya, sehingga perlu dilakukan tindakan penagihan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa terhadap efektivitas pencairan tunggakan pajak pada KPP Pratama Bandung Cibeunying. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 sampel yang didasarkan dengan teknik purposive sampling. Instrumen analisis statistik menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial surat teguran dan surat paksa memiliki pengaruh terhadap efektivitas pencairan tunggakan pajak pada KPP Pratama Bandung Cibeunying dengan memberikan kontribusi sebesar 53,9% terhadap efektivitas pencairan tunggakan pajak, sedangkan untuk 46,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.Marsha Rizky Baihaky - NPM : C10200179 ; Pembimbing : Dwi Puryati, SE., M.Si., Ak., CA. Penerimaan pajak pada KPP Pratama Bandung Cibeunying selama periode 2018-2022 mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun meningkatnya penerimaan pajak tersebut diiringi dengan meningkatnya jumlah tunggakan pajak. Hal tersebut menjadi masalah karena tandanya terdapat banyak wajib pajak yang tidak membayar kewajiban perpajakannya, sehingga perlu dilakukan tindakan penagihan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penagihan pajak dengan surat teguran dan surat paksa terhadap efektivitas pencairan tunggakan pajak pada KPP Pratama Bandung Cibeunying. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 sampel yang didasarkan dengan teknik purposive sampling. Instrumen analisis statistik menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial surat teguran dan surat paksa memiliki pengaruh terhadap efektivitas pencairan tunggakan pajak pada KPP Pratama Bandung Cibeunying dengan memberikan kontribusi sebesar 53,9% terhadap efektivitas pencairan tunggakan pajak, sedangkan untuk 46,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.idSurat TeguranSurat PaksaEfektivitas Pencairan Tunggakan PajakPengaruh Penagihan Pajak Dengan Surat Teguran Dan Surat Paksa Terhadap Efektivitas Pencairan Tunggakan Pajak (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying Periode 2018-2022)ThesisNIDN0416066705KODEPRODI62201#AkuntansiS1NIMC10200179