Indriani, Siti Nabila2026-05-052026-05-052026-05-05https://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/2513Yayasan Kesehatan Telkom memiliki tugas untuk melayani Kesehatan baik pensiunan, karyawan beserta keluarga, juga peserta PT. Telkom Indonesia. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik, Yakes Telkom pun menyiapkan anggaran untuk biaya pengobatan dan claim cost sebesar Rp. 154 M. Dilihat dari jumlah anggaran yang cukup besar tidak dapat dipungkiri adanya potensi terjadinya fraud yang dapat terjadi pada perusahaan tersebut. Kecurangan disini berupa penyalahgunaan biaya pengobatan yang diberikan perusahaan kepada peserta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui penyebaran kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel yang didasarkan dengan teknik purposive sampling. Instrumen analisis statistik menggunakan uji validitas, reliabilitas dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Fungsi Audit Internal berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Fraud, sementara Good Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Fraud. Selain itu, hasil pengujian menunjukan bahwa secara simultan Fungsi Audit Internal dan Good Corporate Governance dalam Pencegahan Fraud pada Yayasan Kesehatan Telkom Regional Jawa Barat mendapatkan hasil sebesar 16.435 > 3.35 sehingga menyimpulkan bahwa Fungsi Audit Internal dan Good Corporate Governance dalam Pencegahan Fraud pada Yayasan Kesehatan Telkom Regional Jawa Barat berpengaruh secara simultan.Siti Nabila Indriani - NPM : C10200168 ; Pembimbing : Dr. Hanifah, S.E., M.Si., Ak., CA., QIA., CACP., CAPM., CAPF. Yayasan Kesehatan Telkom memiliki tugas untuk melayani Kesehatan baik pensiunan, karyawan beserta keluarga, juga peserta PT. Telkom Indonesia. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik, Yakes Telkom pun menyiapkan anggaran untuk biaya pengobatan dan claim cost sebesar Rp. 154 M. Dilihat dari jumlah anggaran yang cukup besar tidak dapat dipungkiri adanya potensi terjadinya fraud yang dapat terjadi pada perusahaan tersebut. Kecurangan disini berupa penyalahgunaan biaya pengobatan yang diberikan perusahaan kepada peserta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui penyebaran kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel yang didasarkan dengan teknik purposive sampling. Instrumen analisis statistik menggunakan uji validitas, reliabilitas dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Fungsi Audit Internal berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Fraud, sementara Good Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Fraud. Selain itu, hasil pengujian menunjukan bahwa secara simultan Fungsi Audit Internal dan Good Corporate Governance dalam Pencegahan Fraud pada Yayasan Kesehatan Telkom Regional Jawa Barat mendapatkan hasil sebesar 16.435 > 3.35 sehingga menyimpulkan bahwa Fungsi Audit Internal dan Good Corporate Governance dalam Pencegahan Fraud pada Yayasan Kesehatan Telkom Regional Jawa Barat berpengaruh secara simultan.idAudit InternalGood Corporate GovernancePencegahan FraudPengaruh Audit Internal Dan Good Corporate Governance Terhadap Pencegahan Fraud (Studi Kasus Pada Perusahaan Yayasan Kesehatan Telkom Regional Jawa Barat)ThesisNIDN0417046801KODEPRODI62201#AkuntansiS1NIMC10200168