Show simple item record

dc.contributor.authorFahrezi, Farhan
dc.date.accessioned2023-07-31T08:27:02Z
dc.date.available2023-07-31T08:27:02Z
dc.date.issued2023-07-31
dc.identifier.urihttp://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/2004
dc.descriptionSaat ini masih ada tindakan manusia khususnya pelaku industri yang tidak peduli dengan lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan/membuang limbah ke sungai yang dapat mencemari lingkungan. Disisi lain banyak komunitas/pelaku industri sedang menggencarkan produk ramah lingkungan dan mengkampanyekan slogan "save earth". Sedangkan batik menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik dan benar yang disebabkan karena penggunaan zat kimia. Tujuan penelitian ini untuk membantu menemukan alternatif perbaikan melalui penerapan konsep green productivity dengan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, studi pustaka dan uji laboratorium. Berdasarkan penelitian dengan menerapkan konsep green productivity menunjukkan tingkat produktivitas total Sanggar Batik Katura untuk tahun 2021 dan 2022 sebesar 167% dan 177%. Dengan indeks EPI sebesar 65 yang dinilai sudah sangat baik. Ada tiga parameter uji yang melebihi batas standar yang telah ditetapkan Pemerintah, yaitu sulfida, minyak & lemak dan pH serta warna yang keruh. Alternatif perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengolah air limbah melalui proses koagulasi dan flokulasi yaitu penambahan kaporit, tawas dan lempung/tanah liat dan mengolah limbah cair menggunakan mikroorganisme yang didapatkan dari pembuatan seeding dan aklimasi. Serta merekomendasikan untuk melakukan rencana peningkatan produktivitas dan bekerja sama dengan DLH Kabupaten Cirebon untuk pendampingan dalam pengolahan limbah.en_US
dc.description.abstractFarhan Fahrezi - NPM : A10190157 ; Pembimbing : Dr. Anton Mulyono Azis, SE., MT. Saat ini masih ada tindakan manusia khususnya pelaku industri yang tidak peduli dengan lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan/membuang limbah ke sungai yang dapat mencemari lingkungan. Disisi lain banyak komunitas/pelaku industri sedang menggencarkan produk ramah lingkungan dan mengkampanyekan slogan "save earth". Sedangkan batik menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik dan benar yang disebabkan karena penggunaan zat kimia. Tujuan penelitian ini untuk membantu menemukan alternatif perbaikan melalui penerapan konsep green productivity dengan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, studi pustaka dan uji laboratorium. Berdasarkan penelitian dengan menerapkan konsep green productivity menunjukkan tingkat produktivitas total Sanggar Batik Katura untuk tahun 2021 dan 2022 sebesar 167% dan 177%. Dengan indeks EPI sebesar 65 yang dinilai sudah sangat baik. Ada tiga parameter uji yang melebihi batas standar yang telah ditetapkan Pemerintah, yaitu sulfida, minyak & lemak dan pH serta warna yang keruh. Alternatif perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengolah air limbah melalui proses koagulasi dan flokulasi yaitu penambahan kaporit, tawas dan lempung/tanah liat dan mengolah limbah cair menggunakan mikroorganisme yang didapatkan dari pembuatan seeding dan aklimasi. Serta merekomendasikan untuk melakukan rencana peningkatan produktivitas dan bekerja sama dengan DLH Kabupaten Cirebon untuk pendampingan dalam pengolahan limbah.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherSTIE Ekuitasen_US
dc.relation.ispartofseriesSM;03099
dc.subjectProduktivitasen_US
dc.subjectGreen Productivityen_US
dc.subjectIndeks EPIen_US
dc.subjectPengolahan Limbahen_US
dc.titleANALISIS PENERAPAN METODE GREEN PRODUCTIVITY DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN LINGKUNGAN DI SANGGAR BATIK KATURAen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidnNIDN0428117305
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI61201#Manajemen S1
dc.identifier.nimNIMA10190157


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record