Pengendalian Internal Penerimaan Kas Penjualan Tunai Pada Primer Koperasi Kartika Yudha Mandiri

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Darmawan, Aryanti Anggraeni

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

STIE Ekuitas

Abstract

Aryanti Anggraeni Darmawan - NPM : C00200014 ; Pembimbing : Drs. Bambang Rismadi, SE., Ak., M.Si. Koperasi merupakan organisasi bisnis yang didirikan oleh sekompok orang yang berasaskan kekeluargaan. Operasional koperasi erat kaitannya dengan penerimaan kas, terutama jika koperasi menjalankan bisnis penjualan tunai. Suatu organisasi bisnis memerlukan pengendalian internal yang dapat menjaga aset di dalam organisasi. Kas merupakan aset yang paling likuid, sehingga diperlukan adanya pengendalian internal yang mumpuni dalam proses penerimaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerapan usnur-usnur pengendalian internal penerimaan kas dari penjualan tunai pada Primkop Kartika Yudha Mandiri. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh masih terdapat ketidaksesuaian dalam sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai, yaitu tidak adanya fungsi penjualan dan kurangnya dokumen untuk penerimaan kas. Selain itu, pengendalian internal pada penerimaan kas dari penjualan tunai belum sepenuhnya diterapkan dengan baik.

Description

Koperasi merupakan organisasi bisnis yang didirikan oleh sekompok orang yang berasaskan kekeluargaan. Operasional koperasi erat kaitannya dengan penerimaan kas, terutama jika koperasi menjalankan bisnis penjualan tunai. Suatu organisasi bisnis memerlukan pengendalian internal yang dapat menjaga aset di dalam organisasi. Kas merupakan aset yang paling likuid, sehingga diperlukan adanya pengendalian internal yang mumpuni dalam proses penerimaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerapan usnur-usnur pengendalian internal penerimaan kas dari penjualan tunai pada Primkop Kartika Yudha Mandiri. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh masih terdapat ketidaksesuaian dalam sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai, yaitu tidak adanya fungsi penjualan dan kurangnya dokumen untuk penerimaan kas. Selain itu, pengendalian internal pada penerimaan kas dari penjualan tunai belum sepenuhnya diterapkan dengan baik.

Citation