Menggunakan Job Order Costing Method Pada Usaha YOURSDARL.ID

dc.contributor.authorAlifah, Nida
dc.date.accessioned2025-08-05T08:44:32Z
dc.date.available2025-08-05T08:44:32Z
dc.date.issued2025-08-05
dc.descriptionPenelitian tugas akhir ini dilakukan pada usaha Yoursdarl.id dengan tujuan mengetahui perhitungan biaya produksi yang dilakukan perusahaan dan membandingkannya dengan perhitungan menggunakan job order costing method. Hasil studi diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan agar perhitungan biaya produksi dapat dilakukan dengan lebih akurat. Dalam tugas akhir ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, biaya produksi menurut perusahaan lebih kecil dibandingkan dengan biaya produksi yang diperhitungkan menggunakan Job Order Costing Method. Untuk produk parfum sebesar Rp 48.542 yang seharusnya Rp 50.228, dan Rp 46.509 untuk produk reed diffuser yang seharusnya Rp 48.195. Sehingga timbul selisih Rp 1.686 untuk biaya produksi setiap unit. Selisih tersebut timbul karena masih adanya kekeliruan dalam penggolongan biaya oleh perusahaan, lalu terdapat biaya overhead pabrik yang masih belum diakui sebagai biaya produksi, juga belum adanya tarif BOP untuk menentukan BOP ditentukan dimuka bagi pesanan.en_US
dc.description.abstractNida Alifah - NPM : C00210005 ; Pembimbing : Drs. Bambang Rismadi, SE., M.Si., Ak., CA. Penelitian tugas akhir ini dilakukan pada usaha Yoursdarl.id dengan tujuan mengetahui perhitungan biaya produksi yang dilakukan perusahaan dan membandingkannya dengan perhitungan menggunakan job order costing method. Hasil studi diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan agar perhitungan biaya produksi dapat dilakukan dengan lebih akurat. Dalam tugas akhir ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, biaya produksi menurut perusahaan lebih kecil dibandingkan dengan biaya produksi yang diperhitungkan menggunakan Job Order Costing Method. Untuk produk parfum sebesar Rp 48.542 yang seharusnya Rp 50.228, dan Rp 46.509 untuk produk reed diffuser yang seharusnya Rp 48.195. Sehingga timbul selisih Rp 1.686 untuk biaya produksi setiap unit. Selisih tersebut timbul karena masih adanya kekeliruan dalam penggolongan biaya oleh perusahaan, lalu terdapat biaya overhead pabrik yang masih belum diakui sebagai biaya produksi, juga belum adanya tarif BOP untuk menentukan BOP ditentukan dimuka bagi pesanan.en_US
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI62401#Akuntansi D3
dc.identifier.nidnNIDN0707066302
dc.identifier.nimNIMC00210005
dc.identifier.urihttp://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/2327
dc.language.isoiden_US
dc.publisherSTIE Ekuitasen_US
dc.relation.ispartofseriesTAK;00498
dc.subjectJob Order Costing Methoden_US
dc.subjectBiaya Produksien_US
dc.titleMenggunakan Job Order Costing Method Pada Usaha YOURSDARL.IDen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ABSTRAK - C00210005.pdf
Size:
180.55 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
FULLTEXT - C00210005.pdf
Size:
2.11 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: