Pengaruh Skeptisisme Profesional Auditor Dan Kepatuhan Etika Terhadap Kualitas Audit (Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Kota Bandung)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA
Abstract
Rahel Siboro - NPM : C10220124 ; Pembimbing : Faiz Said Bachmid, S.E., M.Ak., Ak, CA., QWP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh skeptisisme profesional auditor dan kepatuhan etika terhadap kualitas audit. Objek penelitian ini adalah auditor eksternal yang bekerja pada 11 Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden yang memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 Akuntansi dan pengalaman kerja minimal satu tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif, di mana data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 poin. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis (uji-t dan uji-F) menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, skeptisisme profesional berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai t-hitung 4,126 dan signifikansi 0,000. Demikian pula, kepatuhan etika berpengaruh positif signifikan dengan nilai t-hitung 4,176 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung 33,351 di mana kemampuan variabel independen dalam menjelaskan kualitas audit sebesar 65,6% (R Square). Penelitian ini merekomendasikan KAP untuk memperkuat pelatihan skeptisisme dan etika guna meminimalisir risiko salah saji material.
Description
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh skeptisisme profesional auditor dan kepatuhan etika terhadap kualitas audit. Objek penelitian ini adalah auditor eksternal yang bekerja pada 11 Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden yang memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 Akuntansi dan pengalaman kerja minimal satu tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif, di mana data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 poin. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis (uji-t dan uji-F) menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, skeptisisme profesional berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai t-hitung 4,126 dan signifikansi 0,000. Demikian pula, kepatuhan etika berpengaruh positif signifikan dengan nilai t-hitung 4,176 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung 33,351 di mana kemampuan variabel independen dalam menjelaskan kualitas audit sebesar 65,6% (R Square). Penelitian ini merekomendasikan KAP untuk memperkuat pelatihan skeptisisme dan etika guna meminimalisir risiko salah saji material.
