Pengaruh Komite Audit Dan Komisaris Independen Terhadap Integritas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Subsektor Pembiayaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Novianty, Fitri

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA

Abstract

Fitri Novianty - NPM : C10220036 ; Pembimbing : Siska Willy, S.E., M.Ak., Ak., CA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit dan komisaris independen terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan subsektor pembiayaan terhadap integritas laporan keuanan pada perusahaan subsektor pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 12 perusahaan dengan total 60 sampel pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial komite audit berpengaruh negatif terhadap integritas laporan keuangan dengan t hitung -4,649 dan tingkat signifikansi 0,000, yang mengindikasi bahwa peran komite audit dalam pengawasan pelaporan keuangan belum berjalan secara efektif. Sementara itu, komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap integritas laporan keuangan dengan nilai t hitung sebesar 2,024 dan tingkat signifikansi 0,048, karena mampu memperkuat fungsi pengawasan yang objektif dan independen. Secara simultan, komite audit dan komisaris independen berpengaruh signifikan dengan nilai f hitung sebesar 10,919 dan nilai signifikansi 0,000. Sehingga menegaskan pentingnya penguatan kedua fungsi tersebut dalam menjaga integritas laporan keuangan pada perusahaan subsektor pembiayaan.

Description

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit dan komisaris independen terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan subsektor pembiayaan terhadap integritas laporan keuanan pada perusahaan subsektor pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 12 perusahaan dengan total 60 sampel pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial komite audit berpengaruh negatif terhadap integritas laporan keuangan dengan t hitung -4,649 dan tingkat signifikansi 0,000, yang mengindikasi bahwa peran komite audit dalam pengawasan pelaporan keuangan belum berjalan secara efektif. Sementara itu, komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap integritas laporan keuangan dengan nilai t hitung sebesar 2,024 dan tingkat signifikansi 0,048, karena mampu memperkuat fungsi pengawasan yang objektif dan independen. Secara simultan, komite audit dan komisaris independen berpengaruh signifikan dengan nilai f hitung sebesar 10,919 dan nilai signifikansi 0,000. Sehingga menegaskan pentingnya penguatan kedua fungsi tersebut dalam menjaga integritas laporan keuangan pada perusahaan subsektor pembiayaan.

Citation