PENGARUH LEVERAGE DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA

Abstract

Nadya Putri Fauzia - NPM : C10220129 ; Pembimbing : Hery Syaerul Homan, S.Pd., M.Pd., M.Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage dan financial distress terhadap audit delay pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan total 64 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit delay. Sementara itu, financial distress berpengaruh negatf dan signifikan terhadap audit delay. Secara simultan, leverage dan financial distress berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat leverage yang tinggi dapat memperpanjang waktu audit karena kompleksitas verifikasi kewajiban, sedangkan perusahaan yang mengalami financial distress cenderung menyelesaikan audit lebih cepat sebagai komitmen transparansi kepada stakeholder. Manajemen BUMN perlu mengelola struktur modal secara optimal dan menjaga stabilitas keuangan untuk meminimalkan audit delay.

Description

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage dan financial distress terhadap audit delay pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan total 64 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit delay. Sementara itu, financial distress berpengaruh negatf dan signifikan terhadap audit delay. Secara simultan, leverage dan financial distress berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat leverage yang tinggi dapat memperpanjang waktu audit karena kompleksitas verifikasi kewajiban, sedangkan perusahaan yang mengalami financial distress cenderung menyelesaikan audit lebih cepat sebagai komitmen transparansi kepada stakeholder. Manajemen BUMN perlu mengelola struktur modal secara optimal dan menjaga stabilitas keuangan untuk meminimalkan audit delay.

Citation

Collections