Pengaruh Sanksi Pajak Terhadap Penggelapan Pajak (Tax Evasion) Presfektif Wajib Pajak (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

STIE EKUITAS

Abstract

Yayi Dewi Fatimah -NPM :C10200118 ; Pembimbing : Annisa Nurfitriana, S.E., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh sanksi pajak terhadap penggelapan pajak presfektif wajib pajak yang telah terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Pratama Bandung Cibeunying dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden yang dihitung berdasarkan rumus Slovin dan metode probability random sampling. Adapun uji yang digunakan untuk menguji kualitas data meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Dilanjutkan dengan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Kemudian data dianalisis dengan analisis regresi linear sederhana, analisis koefesien determinasi dan uji t (parsial). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial sanksi pajak memiliki pengaruh terhadap penggelapan wajib pajak presfektif wajib pajak. Pengaruh sanksi pajak terhadap penggelapan pajak presfektif wajib pajak sebesar 72% dan 28% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada dalam penelitian ini.

Description

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh sanksi pajak terhadap penggelapan pajak presfektif wajib pajak yang telah terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Pratama Bandung Cibeunying dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden yang dihitung berdasarkan rumus Slovin dan metode probability random sampling. Adapun uji yang digunakan untuk menguji kualitas data meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Dilanjutkan dengan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Kemudian data dianalisis dengan analisis regresi linear sederhana, analisis koefesien determinasi dan uji t (parsial). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial sanksi pajak memiliki pengaruh terhadap penggelapan wajib pajak presfektif wajib pajak. Pengaruh sanksi pajak terhadap penggelapan pajak presfektif wajib pajak sebesar 72% dan 28% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada dalam penelitian ini.

Citation