Show simple item record

dc.contributor.authorZulkarnaen, Renaldhi Nurdianto
dc.date.accessioned2023-10-30T04:28:58Z
dc.date.available2023-10-30T04:28:58Z
dc.date.issued2023-10-30
dc.identifier.urihttp://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/2113
dc.descriptionPenelitian ini dilakukan untuk meneliti masalah yang terjadi dari Pemeliharaan (Maintenance) Mesin Produksi Dengan Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) Pada PT. Sungai Budi Group. Tujuan penelitian ini dilakukan Untuk mengetahui bagaimana pemeliharaan sistem yang terjadi di PT. Sungai Budi dan Untuk mengetahui dan menganalisis pemeliharaan mesin produksi dengan menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) pada PT. Sungai Budi, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kerusakan mesin dari perusahaan dengan menggunakan metode RCM yaitu 16 kali kerusakan yang dialami setiap mesin dengan selisih Downtime sebanyak 890 jam. Dengan total kerugian yang dialami perusahaan mencapai 250 juta per bulannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penekanan pada perawatan proaktif dan terencana membawa dampak positif yang mencakup peningkatan keandalan mesin, pengurangan risiko kerusakan, serta manfaat finansial jangka panjang.en_US
dc.description.abstractRenaldhi Nurdianto Zulkarnaen - NPM : A10160087 ; Pembimbing : Maya Irjayanti, S.E., M.B.A., Ph.D., Penelitian ini dilakukan untuk meneliti masalah yang terjadi dari Pemeliharaan (Maintenance) Mesin Produksi Dengan Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) Pada PT. Sungai Budi Group. Tujuan penelitian ini dilakukan Untuk mengetahui bagaimana pemeliharaan sistem yang terjadi di PT. Sungai Budi dan Untuk mengetahui dan menganalisis pemeliharaan mesin produksi dengan menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) pada PT. Sungai Budi, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kerusakan mesin dari perusahaan dengan menggunakan metode RCM yaitu 16 kali kerusakan yang dialami setiap mesin dengan selisih Downtime sebanyak 890 jam. Dengan total kerugian yang dialami perusahaan mencapai 250 juta per bulannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penekanan pada perawatan proaktif dan terencana membawa dampak positif yang mencakup peningkatan keandalan mesin, pengurangan risiko kerusakan, serta manfaat finansial jangka panjang.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherSTIE Ekuitasen_US
dc.relation.ispartofseriesSM;03205
dc.subjectPemeliharaanen_US
dc.subjectMesin Produksien_US
dc.subjectRCMen_US
dc.titleANALISIS PEMELIHARAAN MESIN PRODUKSI DENGAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) PADA PT. SUNGAI BUDI GROUP (KANTOR CABANG KOTA BANDUNG)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidnNIDN0410018202
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI61201#Manajemen S1
dc.identifier.nimNIMA10160087


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record