Operation Management
Permanent URI for this collectionhttps://repository.ekuitas.ac.id/handle/123456789/20
Browse
Recent Submissions
Item type: Item , Analisis Pengendalian Persediaan Dalam Meningkatkan Efisiensi Stok Menggunakan Metode Analisis ABC (Always Better Control) (Studi Kasus Pada Toko Adi Dan Family)(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Maharani, Raisya PutriRaisya Putri Maharani - NPM : A10210152 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, S.E., M.Si. Toko Adi dan Family adalah sebuah toko grosir dan eceran yang menjual kebutuhan harian, khususnya aneka makanan ringan. Selama ini sistem pengendalian persediaan yang digunakan masih manual dan kurang optimal, terlihat dari adanya kelebihan maupun kekurangan stok barang dagang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode ABC (Always Better Control) dalam meningkatkan efisiensi stok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode analisis ABC adalah terdapat 8 jenis barang dagang yang masuk dalam kelas A, yaitu terdiri dari Chocolatos, CLEVO Minuman Susu UHT, Goriorio Biskuit, Chitato Lite, Dilan Waffle, Roma Malkist Sandwich, Taro Net (2000), dan Susu Real Good Bantal. Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas operasional pada toko tersebut perlu dilakukan pengendalian persediaan yang lebih efisien pada jenis stok barang dengan menggunakan metode analisis ABC agar tidak menimbulkan biaya yang berlebih dan meminimalkan resiko kekurangan stok maupun kelebihan stok barang yang dapat memicu adanya barang kadaluwarsa dan dapat menghambat keuntungan.Item type: Item , Analisis Pengendalian Kualitas Pengiriman Produk Syrup Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada Tofico Cabang Bandung(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Fatimah, Safna AzahraSafna Azahra Fatimah - NPM : A10210076 ; Pembimbing : Deny Hamdani, SE., M.Si. Penelitian ini dilakukan di TOFICO Cabang Bandung dengan fokus pada pengendalian kualitas pengiriman produk sirup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab cacat produk dan menurunkan tingkat kecacatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan penerapan tools Six Sigma yang didukung oleh alat pengendalian kualitas seperti Pareto Diagram dan Fishbone Diagram. Selama periode Januari hingga Oktober 2024, total pengiriman mencapai 2.604 unit, dengan jumlah produk cacat sebanyak 254 unit, yang menghasilkan persentase kecacatan sebesar 9,79%. Persentase ini melebihi batas toleransi defect yang ditetapkan perusahaan sebesar 6%. Nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) yang diperoleh adalah 327.510, dengan tingkat sigma sebesar 3,3.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan perbaikan, tingkat DPMO menurun menjadi 186.873 dan nilai sigma meningkat menjadi 3,6, yang menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma efektif dalam menekan tingkat kecacatan. Pareto Diagram mengidentifikasi bahwa cacat yang paling dominan berasal dari kebocoran kemasan. Disarankan agar perusahaan lebih teliti dalam melakukan pengendalian kualitas terhadap proses pengiriman produk sirup untuk meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.Item type: Item , Analisis Pengendalian Risiko Kualitas Produk Cacat Dengan Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis Pada PT. Jafa Indonesia Juara(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Fauzia, Salwa NisrinaSalwa Nisrina Fauzia - NPM : A10210057 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE., M.Si. PT. Jafa Indonesia Juara merupakan perusahaan konveksi di Kabupaten Bandung yang bergerak di bidang industri pakaian olahraga khususnya jersey custome. PT. Jafa Indonesia Juara memiliki permasalahan tentang produksi dimana produk cacat yang dihasilkan melebihi batas toleransi perusahaan yaitu 4%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengendalian kualitas, apa saja faktor penyebab produk cacat dan bagaimana metode FMEA mengurangi produk cacat. Objek penelitian ini adalah penerapan metode FMEA pada PT. Jafa Indonesia Juara. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara melakukan wawancara dan observasi lalu melakukan analisis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah produk cacat yang dihasilkan oleh PT. Jafa Indonesia Juara disebabkan oleh lima faktor yang terdiri dari faktor manusia, bahan baku, mesin, metode dan lingkungan. Setelah diterapkan metode FMEA ditemukan faktor yang sangat mempengaruhi produk cacat adalah salah settingan pada mesin dengan hasil nilai RPN tertinggi 35.Item type: Item , Analisis Pemeliharaan Alat Ventilator Guna Meminimumkan Biaya Pemeliharaan (Studi Kasus Rsud Bayu Asih Purwakarta)(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Sabilla, ZethaZetha Sabilla - NPM : A10210133 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE., M.Si. Pemeliharaan alat ventilator di RSUD Bayu Asih Purwakarta menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas pelayanan Kesehatan dan efisiensi biaya operasional. Alat ventilator yang berfungsi optimal dapat mencegah gangguan layanan Kesehatan akibat kerusakan. Pemeliharaan preventive yang dilakukan secara terjadwal, seperti pembersihan filter udara dan penggantian komponen, sementara pemeliharaan corrective dilakukan saat terjadi kerusakan mendadak. Rata-rata biaya pemeliharaan mencapai Rp.35.083.000,- per bulan. Penerapan metode probabilitas disarankan untuk menentukan kebijakan pemeliharaan yang lebih efektif dan efisien dalam menekan biaya. Implementasi pemeliharaan yang sesuai dengan SOP dapat memperpanjang usia pakai alat ventilator dan mengurangi frekuensi kerusakan. Setelah menerapkan metode probabilitas biaya preventive lebih rendah dibandingkan dengan biaya corrective. Biaya total sub kegiatan pemeliharaan preventive paling rendah sebesar Rp.57.748.358 jatuh pada bulan November 2023, sedangkan biaya pemeliharaan corrective sebesar Rp.75.335.441,-. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mengefisiensikan biaya pemeliharaan alat ventilator, RSUD Bayu Asih disarankan memilih kegiatan pemeliharaan preventive dibandingkan dengan pemeliharaan corrective karena biaya yang dikeluarkan lebih rendah dengan selisih biaya sebesar Rp.17.587.083.Item type: Item , Implementasi Kurva S Sebagai Alat Monitoring Dan Kontrol Penjadwalan Pembangunan Unit Perumahan Di PT. Aka Rafasya Putra(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Amalia, SukmaSukma Amali- NPM : A10210140 ; Pembimbing : Dr. N. Ayi Tejaningrum SE., M.T. Dalam proyek konstruksi, Kurva S merupakan alat utama yang digunakan untuk memantau dan mengendalikan jadwal serta progres pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Kurva S sebagai instrumen monitoring dan kontrol dalam proyek pembangunan unit perumahan di PT Aka Rafasya Putra. Melalui metode kuantitatif dan analisis data berbasis Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta jadwal pelaksanaan proyek, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurva S mampu memberikan visualisasi yang jelas terhadap perbandingan durasi proyek dari 38 hari menjadi 26 hari. Selain itu, Kurva S efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan waktu dan sumber daya serta memudahkan identifikasi deviasi antara rencana dan realisasi proyek. Hal ini memungkinkan pengambilan tindakan korektif secara lebih tepat dan terarah.Item type: Item , Analisis Pengendalian Kualitas Pengiriman Produk Pakan Ikan Menggunakan Metode Six Sigma Pada Divisi Transport & Logistic Di Perusahaan Efishery(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Sari, Dini WulanDini Wulan Sari - NPM : A10210065 ; Pembimbing : Dr. Hj. N. Ayi Tejaningrum, SE., MT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kerusakan pada pengiriman pakan ikan serta menurunkan kerusakan dengan menggunakan metode Six Sigma pada perusahaan eFishery, dimana selama periode Januari-Oktober 2024 perusahaan melakukan pengiriman sebanyak 117.300 kg dengan rata-rata kerusakan selama pengiriman sebesar 4,12% setiap bulannya, sementara batas toleransi perusahaan setiap bulannya adalah 3%. Diperoleh nilai DPMO dan nilai sigma sebesar 13.374 dan 3,78 σ. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta analisis data primer dan sekunder. Melalui berbagai alat bantu metode six sigma seperti diagram pareto, peta kendali, diagram fishbone, dan SCAMPER maka ditemukan hasil penelitian yang menunjukan setelah perbaikan ada perubahan dimana nilai DPMO menjadi 6.455 dan nilai sigma 4,05 σ. Merujuk pada hasil penelitian yang juga memperlihatkan bahwa kemasan rusak merupakan jenis kerusakan yang dominan maka disarankan untuk diadakan pelatihan SOP baru serta pengawasan yang lebih ketat untuk mengurangi terjadinya karyawan yang mengabaikan SOP.Item type: Item , Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min-Max Stock (Studi Kasus CV. Rumah Jilbab Al-Bayyinah)(STIE EKUITAS, 2026-06-24) Nabilla, Aulia SofiAulia Sofi Nabilla - NPM : A10210067 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE, M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Min-Max Stock di CV. Rumah Jilbab Al-Bayyinah, sebuah perusahaan yang bergerak di industri kerudung. Perusahaan ini menghadapi tantangan dalam mengelola persediaan bahan baku, terutama terkait kelebihan stok. Metode Min-Max Stock diterapkan untuk menentukan tingkat minimum dan maksimum persediaan bahan baku kain katun, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan pemesanan ulang dan menghindari kelebihan atau kekurangan stok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi. Data pembelian dan pemakaian bahan baku kain katun selama tahun 2024 dianalisis untuk menghitung persediaan pengaman, persediaan minimum, persediaan maksimum, dan titik pemesanan kembali. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi CV. Rumah Jilbab Al-Bayyinah dalam mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, meminimalkan risiko kelebihan stok, dan memastikan kelancaran proses produksi.Item type: Item , Analisis Penjadwalan Proses Produksi Billboard Ukuran 6 X 12 Dengan Metode Cpm (Critical Path Method) (Studi Kasus Pada CV. Total Agra Mandiri Di Kota Bandung)(UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA, 2026-06-10) Wesuranaita, GloriaGloria Wesuranaita - NPM : A10220068 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proses produksi billboard ukuran 6 x 12 pada CV. Total Agra Mandiri di Kota Bandung dengan menerapkan metode Critical Path Method. Penelitian ini berfokus pada identifikasi aktivitas produksi, penentuan lintasan kritis, serta perbandingan waktu penyelesaian produksi sebelum dan sesudah penerapan metode CPM. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan sebelum menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian proses produksi billboard adalah 27 hari. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian produksi dapat dipersingkat menjadi 25 hari. Hasil perhitungan tersebut, seluruh aktivitas termasuk dalam jalur kritis karena memiliki nilai slack nol, jalur kritis pertama terdiri dari persiapan desain, persiapan bahan baku, pabrikasi, setting produk, persiapan pengecoran, setting konstruksi, pemasangan kelengkapan billboard, penyambungan listrik (finishing), penyerahan pekerjaan dan penerbitan berita acara. Sedangkan yang kedua terdiri dari persiapan desain, persiapan bahan baku, pabrikasi, penggalian pondasi, persiapan pengecoran, setting konstruksi, pemasangan kelengkapan billboard, penyambungan listrik (finishing), penyerahan pekerjaan dan penerbitan berita acara sehingga terdapat dua jalur kritis yang dimana aktivitas tersebut harus dikendalikan secara optimal agar tidak menghambat proses produksi.Item type: Item , Penanggulangan Stockout Semen Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Di Tb. Kurnia Baru Jatinangor(UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA, 2026-06-10) Sinjaya, JeremiJeremi Sinjaya - NPM : A10220266 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, S.E., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanggulangan Stockout semen dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada TB. Kurnia Baru. Permasalahan utama yang dihadapi toko adalah sering terjadinya kekosongan stok semen akibat sistem pengendalian persediaan yang masih bersifat manual dan belum didasarkan pada perencanaan jumlah pemesanan yang optimal. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terganggunya proses penjualan serta berpotensi menurunkan tingkat pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan berupa data penjualan semen merek Gresik, Merdeka, dan Tiga Roda selama periode September 2024 hingga September 2025. Analisis dilakukan dengan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal sehingga dapat meminimalkan risiko terjadinya kekurangan persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu membantu perusahaan dalam menentukan jumlah pemesanan yang lebih efisien serta mengurangi potensi terjadinya Stockout. Dengan perencanaan pemesanan yang lebih terstruktur, TB. Kurnia Baru dapat menjaga ketersediaan stok semen agar tetap stabil dan mampu memenuhi permintaan pelanggan secara lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi usaha ritel bahan bangunan dalam menerapkan sistem pengendalian persediaan yang lebih efektif dan efisien.Item type: Item , Analisis Metode Always Better Control (ABC) Dan Economic Order Quantity (EOQ) Pada Rumah Makan Bebek Dan Ayam Kampung Mas Budi Cabang Bandung(UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA, 2026-05-26) Kartiman, AdeAde Kartiman - NPM : A10220042 ; Pembimbing : Deni Hamdani, SE.,M.si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku pada Rumah Makan Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi Cabang Bandung dengan menggunakan metode Always Better Control (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan penggunaan bahan baku serta biaya persediaan. Hasil analisis metode ABC menunjukkan bahwa bahan baku bebek, ayam kampung, dan ayam pejantan termasuk ke dalam kategori A karena memiliki kontribusi nilai terbesar terhadap total nilai persediaan sehingga memerlukan pengendalian yang ketat. Selanjutnya, bahan baku minyak goreng diklasifikasikan ke dalam kategori B karena memiliki kontribusi nilai menengah dan memerlukan pengawasan secara periodik. Sementara itu, bahan baku lele serta bumbu dan bahan pendukung lainnya termasuk ke dalam kategori C karena memberikan kontribusi nilai paling kecil terhadap total persediaan sehingga dapat dikelola dengan pengendalian yang lebih sederhana. Hasil perhitungan metode EOQ menunjukkan bahwa jumlah pemesanan optimal bahan baku bebek sebesar 52,8 kg, ayam kampung sebesar 18,23 kg, dan ayam pejantan sebesar 18,21 kg dengan frekuensi pemesanan masing-masing sebanyak dua kali. Selain itu, perhitungan safety stock menunjukkan kebutuhan stok pengaman sebesar 5,9 kg untuk bebek, 4,7 kg untuk ayam kampung, dan 4,5 kg untuk ayam pejantan, sedangkan reorder point ditetapkan masing-masing sebesar 26,53 kg, 9,24 kg, dan 9,22 kg. Penerapan metode ABC dan EOQ terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan serta meminimalkan risiko terjadinya kelebihan dan kekurangan persediaan.Item type: Item , Analisis Penerapan Metode Klasifikiasi Always Better Control (ABC) Dan Economic Order Quantity (EOQ) Dalam Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di Konveksi RSM Fashion Bandung(STIE EKUITAS, 2026-05-06) Firdaus, FirmanFirman Firdaus - NPM : A10210180 ; Pembimbing : Deny Hamdani, S.E., M.Si. Pengendalian persediaan bahan baku yang tidak efektif bisa menyebabkan kelebihan atau kekurangan stok yang berdampak terhadap kelancaran proses produksi. RSM Fashion Bandung merupakan salah satu konveksi yang mengalami permasalahan kelebihan stok dikarenakan belum menerapkan metode pengendalian persediaan bahan baku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan metode Always Better Control (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ) guna menentukan jumlah pemesanan yang optimal serta titik pemesanan kembali (Reorder Point). Hasil analisis metode ABC menunjukkan bahwa bahan baku kategori A mencakup 56,48% dari total investasi. Kategori B mencakup 27,57% dari total investasi, sementara kategori C mencakup 15,95% dari total investasi. Penerapan metode EOQ di RSM Fashion Bandung menunjukkan jumlah pemesanan ekonomis untuk kelompok A : kain knit EOQ 673 kg & ROP 124 kg dan kain jersey EOQ 547 kg & ROP 75 kg. Kelompok B : kain rayon EOQ 1.167 yard & ROP 210 yard dan kain katun EOQ 1.080 yard & ROP 180 yard. Kelompok C : mencakup kain seruti EOQ 1.123 yard & ROP 180 yard, benang EOQ 406 lusin & ROP 30 lusin, kancing EOQ 120 pack & ROP 5 pack, karet EOQ 231 yard & ROP 9 yard, dan resleting EOQ 250 lusin dan ROP 8 lusin. Metode Safety Stock (SS) menunjukkan nilai SS = 0 karena permintaan dan lead time yang tetap sehingga stok cadangan tidak diperlukan.Item type: Item , ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ALAT MUSIK ANGKLUNG MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) PADA PT SAUNG ANGKLUNG UDJO(STIE EKUITAS, 2026-04-13) Abdussalam, Habib YusufHabib Yusuf Abdussalam - NPM : A10210225 ; Pembimbing : Deny Hamdani, SE., M.Si. PT Saung Angklung Udjo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang wisata budaya di kota Bandung, juga merupakan salah satu produsen dan distributor angklung di kota Bandung. Dalam proses produksinya PT Saung Angklung Udjo masih memiliki kecacatan yang melebihi batas toleransi perusahaan. Tujuan dari Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengendalian kualitas alat musik angklung yang dilakukan PT Saung Angklung Udjo, bagaimana penerapan metode Statistical Process Control (SPC) pada alat musik angklung, dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kecacatan. Metode penelitian yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa flow chart, fishbone diagram, checksheet, histogram, peta kendali p, dan diagram pareto. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengendalian kualitas dilakukan mulai dari bahan baku, proses produksi sampai barang jadi. Berdasarkan hasil dari peta kendali p bahwa batas kendali atas (UCL) sebesar 0.0865, garis tengah (CL) sebesar 0.0612, dan untuk batas kendali bawah (LCL) sebesar 0.0359. Pada grafik peta kendali p terdapat titik yang melebihi batas kendali atas (UCL) yaitu pada periode 7 dan 12. Hasil analisis menggunakan diagram pareto menunjukan bahwa prioritas perbaikan yang harus dilakukan oleh perusahaan yaitu pada cacat tabung. Faktor kecacatan disebabkan oleh faktor manusia, bahan baku, metode, dan lingkungan.Item type: Item , Analisis Penerapan Sistem Just In Time Dalam Meningkatkan Produktivitas Perusahaan Pada PD Buah Kawung Cisewu Garut(STIE Ekuitas, 2025-11-04) Wati, CantikaCantika Wati - NPM : A10190250 ; Pembimbing : Dr. Anton Mulyono Azis, SE., MT. Perusahaan yang bergerak dibidang jual beli buah kawung ini setiap bulannya mengalami naik turun, baik itu dari hasil beli maupun dari hasil jualnya. Hal ini, tentu memengaruhi juga biaya produksi yang ada pada setiap bulannya. Tujuan dari penelitian ini, yaitu ingin mengetahui bagaimana penerapan sistem just in time, faktor yang memengaruhi serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan produktivitas perusahaan pada PD Buah Kawung Cisewu Garut yang menjadi objek dari penelitian ini. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik wawancara bebas terpimpin dengan tiga karyawan, yaitu dari bagian pengiriman, produksi, dan manajer sebagai informan dari penelitian ini. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa (1) Penerapan sistem just in time dalam meningkatkan produktivitas perusahaan pada PD Buah Kawung Cisewu Garut dari lima elemen yang ada hanya mampu menerapkan tiga elemen, yaitu pemasok yang terbatas, kendali mutu terpadu, dan tenaga kerja yang fleksibel. Sedangkan untuk dua elemen lainnya, yaitu pembenahan tata letak pabrik dan pengurangan setup time masih belum sepenuhnya diterapkan. (2) Faktor yang memengaruhi dalam produktivitas perusahaan pada PD Buah Kawung Cisewu Garut, yaitu tingkat persediaan, keterbatasan teknologi produksi, dan kualitas produk. (3) Upaya yang dilakukan oleh PD Buah Kawung Cisewu Garut, diantaranya menjaga ketersediaan stok, mengurangi lead time produksi, dan meningkatkan koordinasi antarbagian.Item type: Item , Analisis Pengendalian Metode EOQ Dan Metode POQ Dengan Metode Min-Max Dalam Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada Villa Mushroom Agrifarm Pangalengan Jawa Barat(STIE Ekuitas, 2025-11-04) Dirk, Shalsya ArtameiviaShalsya Artameivia Dirk - NPM : A10170282 ; Pembimbing : Dr. Anton Mulyono Azis, SE., MT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan antara metode EOQ, metode POQ dan metode Min-Max dalam mengendalikan persediaan bahan baku. Objek penelitian yakni sebuah tempat pembudidayaan jamur tiram yang terletak di Pangalengan Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan yakni deskriptif. Setelah melakukan analisis perhitungan dengan menggunakan ketiga metode di atas, dihasilkan bahwa total biaya yang dikeluarkan pada masing-masing metode yakni Rp.76.480.867 untuk metode EOQ, Rp.29.541.355 untuk metode POQ, dan Rp. 42.689.222 untuk metode min-max. Dengan frekuensi masing-masing yang dihasilkan ialah sebanyak 8 kali dalam satu tahun pada metode EOQ, 1 kali dalam satu tahun pada metode POQ, dan 91 kali dalam satu tahun pada metode Min-Max.Dari hasil perhitungan di atas, didapatkan bahwa metode EOQ adalah metode yang efektif dalam penerapan metode pengendalian persediaannya, karena meskipun terdapat total biaya yang lebih besar dari metode lainnya metode EOQ ini tidak akan menimbulkan penumpukan bahan baku dalam proses penyimpanannya sehingga faktor bahan baku rusak sangat minim terjadi dan frekunesi yang dihasilkan pun terhitung masih dalam angka aktual perusahaan, juga dapat mengatasi ketidak tercapaiannya target panen dalam setiap kumbungnya.Item type: Item , Analisis Persediaan Bahan Baku Sol Sepatu Untuk Meminimalkan Biaya Persediaan Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Pada UMKM Bengkel Matres Macakal(STIE Ekuitas, 2025-11-04) Azka, Irfan MuhammadIrfan Muhammad Azka - NPM : A10190060 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, S.E., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian persediaan bahan baku dengan metode konvensional dan pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunaan metode Economic Order Quantity pada UMKM Bengkel Matres Macakal. Maksud dari peneliti ini melakukan perhitungan dan perbandingan jumlah pemesanan karet mentah, jumlah frekuensi pemesanan karet mentah, jumlah persediaan pengamanan karet mentah, titik pemesanan kembali karet mentah dan total biaya persediaan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskritif. Data yang digunakan pada penelitian ini didapat langsung dari UMKM Bengkel Matres Macakal dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi perpustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa frekuensi pemesanan dilakukan oleh UMKM Bengkel Matres Macakal sebesar 48 kali dengan rata rata jumlah pemesanan 324 kg dalam satu kali pesan, sedangkan menggunakan metode Economic Order Quantity frekuensi pemesanan sebesar 9 kali dengan rata-rata pemesanan sebesar 1.800 kg dalam satu kali pesan. UMKM Bengkel Matres Macakal belum memiliki persediaan pengamanan untuk bahan baku karet mentah yang ada di gudang, sedangkan persediaan pengamanan menurut metode EOQ ialah sebesar 27 kg. Titik pemesanan kembali menurut kebijakan pemilik ialah pada saat mengalami kehabisan bahan baku di gudang saja, sedangkan dengan menggunakan metode EOQ pada saat persediaan di gudang tersisa 175 kg. lalu untuk total persediaan bahan baku menurut kebijakan UMKM ialah Rp. 3.600.165 sedangkan dengan menggunakan metode EOQ ialah sebesar Rp. 1.522.845. dari hasil perbandingan ini maka perusahaan akan mengalami penghematan biaya persediaan sebesar Rp.2.007.320.Item type: Item , Usulan Perbaikan Tata Letak Gudang Barang Menggunakan Metode Dedicated Storage (Studi Kasus Pada Pabrik UU Konveksi Bandung)(STIE Ekuitas, 2025-11-04) Silinggapuri, Amirul HakimAmirul Hakim Silinggapuri - NPM : A10170401 ; Pembimbing : Maya Irjayanti, S.E., M.B.A., Ph.D. Pabrik ini merupakan UMKM yang mana menonjolkan ciri khas local dalam pembuatan produknya. Pabrik UU Konveksi biasanya menerima pemesanan untuk seragam-seragam dalam jumlah partai yang besar Pabrik UU pada perkembangannya Pabrik UU Konveksi harus ikut menyetarakan kemampuan pengadaan barang dengan kondisi zaman yang sudah terdigitalisasi. Pabrik UU Konveksi sendiri tengah menghadapi permasalahaan adanya pencampuran tempat bahan produksi dan kurang efisien waktu dalam mempersiapkan bahan untuk memulai produksi. Maka dari itu untuk penyimpanan bahan produksi dan barang hasil produksi di butuhkan untuk peletakan penyimpanan yang baik, agar dapat mempermudah proses bisnis nya. Setelah melakukan observasi peneliti melakukan penelitian agar dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan membuat penelitian dengan judul “Usulan Perbaikan Tata Letak Gudang Barang Menggunakan Metode Dedicated Storage”. Metode yang di gunakan pada Penelitian ini adalah metode Dedicated Storage. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini bersifat kualitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil dari penerapan Metode Dedicated Storage hasilnya ialah terdapat perbedaan jarak tempuh menjadi lebih dekat yakni sebesar 27,3 m. Hal ini dapat terlihat dengan jelas pada table 4.3. yang mana ada perbedaan dengan jarak tempuh sebelumnya 29,5 m.Item type: Item , Analisis Tata Letak Fasilitas Toko Ritel Menggunakan Metode Activity Relationship Chart Pada Alfamart Pasir Jati Bandung(STIE Ekuitas, 2025-07-10) Fadila, CursorCursor Fadila - NPM : A10200189 ; Pembimbing : Deni Hamdani, SE., M.Si. Tata letak berpengaruh pada kenyamanan dan visual bagi konsumen yang berkunjung juga pada operasional yang terjadi dalam toko. Maka, tata letak menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Berdasarkan hasil observasi, kondisi tata letak Alfamart Pasir Jati saat ini masih kurang optimal karena luas bangunan yang minimalis tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga terlihat tidak menarik dan sempit sehingga diperlukan perbaikan menggunakan metode analisis Activity Relationship Chart (ARC) dan menghitung Total Closeness Rating (TCR). Metode analisis tersebut digunakan karena dapat mengetahui hubungan dan keterkaitan dari suatu ruangan ke ruangan lainnya, juga mempermudah untuk mengambil pilihan atau keputusan yang tepat pada layout solution. Hasilnya diperoleh perpindahan posisi fasilitas toilet, pertukaran letak fasilitas ATM dengan rak dan pengaturan ulang susunan rak, sementara hasil analisa perhitungan Total Closeness Rating (TCR) menunjukkan bahwa rak display memiliki nilai tertinggi sebesar 237.Item type: Item , Analisis Pengukuran Kinerja Supply Chain Management (SCM) Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) Pada PT. X(STIE Ekuitas, 2025-07-07) Arifin, Antania GistieAntania Gistie Arifin - NPM : A10200024 ; Pembimbing : Deni Hamdani, SE., M.Si. Industri perkebunan teh memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini dilakukan di PT. X yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil Perkebunan. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu perusahaan memiliki kendala dalam pencapaian produksi yang belum sesuai target dan masih terdapat komplain kandungan Pyrrolizidine Alkaloids (PA) dalam teh. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengukuran kinerja Supply Chain Management (SCM) menggunakan metode SCOR untuk mengidentifikasi kinerja SCM pada PT. X. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan melalui wawancara dan kuesioner. Hasil analisis data pengukuran kinerja SCM menggunakan 5 proses inti SCOR yaitu plan, source, make, deliver dan return. Selanjutnya, dilakukan pembobotan terhadap indikator kinerja menggunakan metode Analytiical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan hasil penelitian didapat proses aliran supply chain pada PT. X dan dari hasil pengolahan data didapat hasil akhir pengukuran kinerja Supply Chain Management (SCM) yaitu 85,08 dengan skala nilai 0 – 100. Maka, nilai performansi kinerja supply chain pada PT. X tersebut termasuk dalam skala good.Item type: Item , Evaluasi Tata Letak Pada Gudang Finished Goods Menggunakan Metode Class-Based Storage Di Pt. Indo-Rama Synthetics Tbk Purwakarta(STIE Ekuitas, 2024-07-30) Handrayani, RismaRisma Handrayani - NPM : A10150140 ; Pembimbing : Dr. Anton Mulyono Azis, SE., MT. Kondisi tata letak gudang Finished Goods PT. Indo-Rama Synthetics Tbk saat ini mengalami in-efisiensi dikarenakan penempatan produk yang tercampur dan tidak teratur. Penelitian ini dilakukan di PT. Indo-Rama Synthetics Tbk terletak di Jalan Raya Ubrug, Jatiluhur, Purwakarta, merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam kegiatan Polyester, Spun Yarns, Fabrics dan Captive Power Plant. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Bertujuan untuk mengetahui kondisi in-efisiensi tata letak gudang finished goods, mengetahui faktor penyebab tata letak tidak efisien, dan melakukan re-layout penempatan produk di gudang finished goods dengan menggunakan metode class-based storage. Hasil penelitian menunjukan menunjukan bahwa terdapat in-efisiensi tata letak di gudang finished goods, faktor methods merupakan penyebab gudang finished goods tidak efisien dan mendapatkan layout baru untuk penempatan produk fast moving, slow moving dan very slow moving.Item type: Item , Analisis Risiko Operasional Menggunakan Metode Enterprise Risk Management (ERM) Pada UMKM Gerai Ikan Mas Amanah Cibiru(STIE Ekuitas, 2025-02-11) Annisa, Dwi Yulianggi NurDwi Yulianggi Nur Annisa - NPM : A10200038 ; Pembimbing : Deni Hamdani, SE., M.Si. UMKM Gerai Ikan Mas Amanah Cibiru merupakan distributor ikan mas yang memasarkan ikan pada kolam pemancingan dan pasar. Dalam kegiatan operasionalnya terdapat permasalahan tidak tercapainya target kematian ikan, jumlah packing ikan yang rusak, dan tidak adanya manajemen risiko. Sehingga dibutuhkan manajemen risiko, untuk saat ini menyangkut kegiatan operasional perusahaan yaitu risiko operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian risiko operasional dan penerapan metode Enterprise Risk Management pada UMKM Gerai Ikan Mas Amanah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif dengan alat pengumpulan data kuesioner yang diisi oleh 16 orang pegawai UMKM Gerai Ikan Mas Amanah. Metode Enterprise Risk Management adalah metodologi yang melihat manajemen risiko secara strategis dari persfektif seluruh perusahaan atau organisasi. Dengan tiga tahap yaitu identifikasi risiko untuk mengetahui risiko yang terdapat pada perusahaan, analisis risiko untuk mengetahui tingkat risiko yaitu high risk, medium risk, dan low risk, dan penanganan terhadap risiko. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa UMKM Gerai Ikan Mas Amanah memiliki penanggulangan risiko secara manual dan intuitif. Setelah menerapkan ERM diperoleh 17 risiko oprasional. Yang termasuk ke dalam kategori high risk yaitu 3 risiko sumber daya manusia (A1, A2, A3), 2 risiko sistem (B2, B3), 5 risiko proses (C1, C2, C3, C4, C5) dan 3 risiko lingkungan (D1, D2, D3) sedangkan yang termasuk ke dalam kategori medium risk yaitu 1 risiko sistem (B1), 2 risiko proses (C6, C7), dan 1 risiko reputasi (E1).
