PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN STRESS KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI MARTHA BEAUTY BAR

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA

Abstract

Anissa - NPM : A10210220 ; Pembimbing : Dra. Hamidah, M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di Martha Beauty Bar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sensus), dengan melibatkan seluruh populasi karyawan Martha Beauty Bar yang berjumlah 51 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, serta uji hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil uji t menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, sedangkan stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan bahwa work-life balance dan stres kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Martha Beauty Bar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan work-life balance serta pengelolaan stres kerja yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Oleh karena itu, disarankan agar manajemen Martha Beauty Bar mengembangkan kebijakan work-life balance yang lebih fleksibel serta menerapkan strategi manajemen stres kerja guna meningkatkan kepuasan dan retensi karyawan secara berkelanjutan.

Description

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di Martha Beauty Bar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sensus), dengan melibatkan seluruh populasi karyawan Martha Beauty Bar yang berjumlah 51 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, serta uji hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil uji t menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, sedangkan stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan bahwa work-life balance dan stres kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Martha Beauty Bar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan work-life balance serta pengelolaan stres kerja yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Oleh karena itu, disarankan agar manajemen Martha Beauty Bar mengembangkan kebijakan work-life balance yang lebih fleksibel serta menerapkan strategi manajemen stres kerja guna meningkatkan kepuasan dan retensi karyawan secara berkelanjutan.

Citation