Implementasi Pemeliharaan Eskalator Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) (Studi Kasus Ujung Berung Town Square(UBERTOS))
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
STIE EKUITAS
Abstract
Putri Wira Puspitasari - NPM : A10210137 ; Pembimbing : Deni Hamdani, S.E., M.Si. Eskalator di Ujung Berung Town Square (UBERTOS) merupakan fasilitas utama yang mendukung mobilitas pengunjung. Namun, eskalator sering mengalami gangguan meskipun telah dilakukan pemeliharaan rutin, sehingga menyebabkan downtime tinggi dan menurunnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) guna meningkatkan keandalan eskalator melalui strategi pemeliharaan yang optimal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan serta RCM Decision Worksheet untuk menentukan tindakan pemeliharaan yang tepat. Analisis difokuskan pada Sistem Rem (Brake System) dan Rantai Penggerak (Drive Chain) sebagai komponen dengan tingkat kegagalan tertinggi. Sebelum penerapan RCM, Sistem Rem mengalami 11 kegagalan dalam enam bulan, dengan downtime 38,5 jam, sedangkan Rantai Penggerak mengalami 8 kegagalan dengan downtime 28 jam. Setelah penerapan RCM, frekuensi kegagalan Sistem Rem menurun menjadi 4 kejadian, downtime berkurang 89.9%, sedangkan pada Rantai Penggerak, kegagalan menurun menjadi 4 kejadian, dan downtime berkurang dengan sangat signifikan yakni 92,9%. Secara keseluruhan, metode RCM berhasil menurunkan total downtime dan meningkatkan keandalan sistem, serta mengoptimalkan efisiensi pemeliharaan di UBERTOS.
Description
Eskalator di Ujung Berung Town Square (UBERTOS) merupakan fasilitas utama yang mendukung mobilitas pengunjung. Namun, eskalator sering mengalami gangguan meskipun telah dilakukan pemeliharaan rutin, sehingga menyebabkan downtime tinggi dan menurunnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) guna meningkatkan keandalan eskalator melalui strategi pemeliharaan yang optimal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan serta RCM Decision Worksheet untuk menentukan tindakan pemeliharaan yang tepat. Analisis difokuskan pada Sistem Rem (Brake System) dan Rantai Penggerak (Drive Chain) sebagai komponen dengan tingkat kegagalan tertinggi. Sebelum penerapan RCM, Sistem Rem mengalami 11 kegagalan dalam enam bulan, dengan downtime 38,5 jam, sedangkan Rantai Penggerak mengalami 8 kegagalan dengan downtime 28 jam. Setelah penerapan RCM, frekuensi kegagalan Sistem Rem menurun menjadi 4 kejadian, downtime berkurang 89.9%, sedangkan pada Rantai Penggerak, kegagalan menurun menjadi 4 kejadian, dan downtime berkurang dengan sangat signifikan yakni 92,9%. Secara keseluruhan, metode RCM berhasil menurunkan total downtime dan meningkatkan keandalan sistem, serta mengoptimalkan efisiensi pemeliharaan di UBERTOS.
