Analisis Penjadwalan Proses Produksi Billboard Ukuran 6 X 12 Dengan Metode Cpm (Critical Path Method) (Studi Kasus Pada CV. Total Agra Mandiri Di Kota Bandung)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS EKUITAS INDONESIA

Abstract

Gloria Wesuranaita - NPM : A10220068 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proses produksi billboard ukuran 6 x 12 pada CV. Total Agra Mandiri di Kota Bandung dengan menerapkan metode Critical Path Method. Penelitian ini berfokus pada identifikasi aktivitas produksi, penentuan lintasan kritis, serta perbandingan waktu penyelesaian produksi sebelum dan sesudah penerapan metode CPM. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan sebelum menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian proses produksi billboard adalah 27 hari. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian produksi dapat dipersingkat menjadi 25 hari. Hasil perhitungan tersebut, seluruh aktivitas termasuk dalam jalur kritis karena memiliki nilai slack nol, jalur kritis pertama terdiri dari persiapan desain, persiapan bahan baku, pabrikasi, setting produk, persiapan pengecoran, setting konstruksi, pemasangan kelengkapan billboard, penyambungan listrik (finishing), penyerahan pekerjaan dan penerbitan berita acara. Sedangkan yang kedua terdiri dari persiapan desain, persiapan bahan baku, pabrikasi, penggalian pondasi, persiapan pengecoran, setting konstruksi, pemasangan kelengkapan billboard, penyambungan listrik (finishing), penyerahan pekerjaan dan penerbitan berita acara sehingga terdapat dua jalur kritis yang dimana aktivitas tersebut harus dikendalikan secara optimal agar tidak menghambat proses produksi.

Description

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proses produksi billboard ukuran 6 x 12 pada CV. Total Agra Mandiri di Kota Bandung dengan menerapkan metode Critical Path Method. Penelitian ini berfokus pada identifikasi aktivitas produksi, penentuan lintasan kritis, serta perbandingan waktu penyelesaian produksi sebelum dan sesudah penerapan metode CPM. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan sebelum menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian proses produksi billboard adalah 27 hari. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian produksi dapat dipersingkat menjadi 25 hari. Hasil perhitungan tersebut, seluruh aktivitas termasuk dalam jalur kritis karena memiliki nilai slack nol, jalur kritis pertama terdiri dari persiapan desain, persiapan bahan baku, pabrikasi, setting produk, persiapan pengecoran, setting konstruksi, pemasangan kelengkapan billboard, penyambungan listrik (finishing), penyerahan pekerjaan dan penerbitan berita acara. Sedangkan yang kedua terdiri dari persiapan desain, persiapan bahan baku, pabrikasi, penggalian pondasi, persiapan pengecoran, setting konstruksi, pemasangan kelengkapan billboard, penyambungan listrik (finishing), penyerahan pekerjaan dan penerbitan berita acara sehingga terdapat dua jalur kritis yang dimana aktivitas tersebut harus dikendalikan secara optimal agar tidak menghambat proses produksi.

Citation