Analisis Pengendalian Risiko Kualitas Produk Cacat Dengan Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis Pada PT. Jafa Indonesia Juara

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Fauzia, Salwa Nisrina

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

STIE EKUITAS

Abstract

Salwa Nisrina Fauzia - NPM : A10210057 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE., M.Si. PT. Jafa Indonesia Juara merupakan perusahaan konveksi di Kabupaten Bandung yang bergerak di bidang industri pakaian olahraga khususnya jersey custome. PT. Jafa Indonesia Juara memiliki permasalahan tentang produksi dimana produk cacat yang dihasilkan melebihi batas toleransi perusahaan yaitu 4%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengendalian kualitas, apa saja faktor penyebab produk cacat dan bagaimana metode FMEA mengurangi produk cacat. Objek penelitian ini adalah penerapan metode FMEA pada PT. Jafa Indonesia Juara. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara melakukan wawancara dan observasi lalu melakukan analisis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah produk cacat yang dihasilkan oleh PT. Jafa Indonesia Juara disebabkan oleh lima faktor yang terdiri dari faktor manusia, bahan baku, mesin, metode dan lingkungan. Setelah diterapkan metode FMEA ditemukan faktor yang sangat mempengaruhi produk cacat adalah salah settingan pada mesin dengan hasil nilai RPN tertinggi 35.

Description

PT. Jafa Indonesia Juara merupakan perusahaan konveksi di Kabupaten Bandung yang bergerak di bidang industri pakaian olahraga khususnya jersey custome. PT. Jafa Indonesia Juara memiliki permasalahan tentang produksi dimana produk cacat yang dihasilkan melebihi batas toleransi perusahaan yaitu 4%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengendalian kualitas, apa saja faktor penyebab produk cacat dan bagaimana metode FMEA mengurangi produk cacat. Objek penelitian ini adalah penerapan metode FMEA pada PT. Jafa Indonesia Juara. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara melakukan wawancara dan observasi lalu melakukan analisis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah produk cacat yang dihasilkan oleh PT. Jafa Indonesia Juara disebabkan oleh lima faktor yang terdiri dari faktor manusia, bahan baku, mesin, metode dan lingkungan. Setelah diterapkan metode FMEA ditemukan faktor yang sangat mempengaruhi produk cacat adalah salah settingan pada mesin dengan hasil nilai RPN tertinggi 35.

Citation